Lima Tips Dekorasi Tempat Tidur Sesuai Tipe Kepribadian
 
residential by eterno house
 
Kamar tidur adalah tempat dimana Anda bisa beristirahat dan melepaskan stres. Oleh sebab itu, ruangan yang satu ini harus didesain  sedemikian rupa supaya menarik dan tentunya juga nyaman untuk ditempati.
 
Disamping itu, dekorasi kamar tidur juga harus atau paling tidak mendekati kepribadian dan selera Anda agar tercipta suasana menyenangkan dan santai sebelum Anda menempatinya. Dikutip dari Womansday, berikut ini lima inspirasi mendekorasi tempat tidur sesuai kepribadian.
 
-Tipe Klasik
 Jika Anda termasuk tipe orang yang menyukai dengan segala sesuatu yang klasik, maka dekorasi tempat tidur yang serba putih sesuai untuk Anda. Gunakan warna yang seragam untuk sprei, sarung bantal dan juga selimut. Supaya tidak terkesan membosankan, pilihlah tekstur kain yang berbeda Semisal linen putih untuk sprei, bahan rajutan untuk selimut dan tekstur matelasse pada sarung bantal.
 
-Tipe Elegan
 Biasanya “Tipe Elegan” suka kombinasi dari warna biru tua, emas dan putih untuk menampilkan kesan elegan pada tempat tidurnya. Pilihlah motif geometris yang berbeda pada selimut dan sarung bantal, dan putih untuk spreinya.
 
-Tipe Feminin 
Wanita feminin biasanya menyukai sesuatu yang cantik dan manis. Oleh karena itu, berilah sentuhan floral pada tempat tidurnya. Pilihlah warna terang sebagai aksen, semisal magenta atau pink terang untuk sarung bantal dan selimut. Akan tetapi gunakan warna putih sebagai warna dasar untuk menghindari kesan terlalu ramai.
 
 -Tipe Petualang
 Orang yang hobi berpetualang biasanya menyukai sesuatu yang berbau etnik, sehingga tidak mengherankan, nuansa etnik tersebut akan terbawa sampai ke tempat tidurnya. Nuansa etnik bisa dituangkan pada sarung bantal dan bed cover dengan motif etnik seperti ikat, tie dye atau batik dengan warna dan motif senada.
 
-Tipe Feminin dan Maskulin
 Jika anda menginginkan dua kombinasi kamar tidur dari sisi feminin dan sekaligus juga sisi maskulin, maka sentuhan feminin bisa dihadirkan lewat sarung bantal berbahan chiffon dan berhias bordiran. Sementara untuk menampilkan sisi maskulinitas, pilih sesuatu yang simple dan modern.
 
 
 
 
Lima Tips Membersihkan Furnitur Kayu
 
residential by eterno house
 
Kebanyakan orang menyukai furnitur berbahan dari kayu ketimbang furnitur dari material lainnya. Sifat kayu yang tahan lama, tampil klasik dari masa ke masa serta mudah dikombinasikan dengan furnitur lain, menjadikan furnitur kayu menjadi salah satu yang paling populer dalam penataan interior rumah. Namun demikian, jika perawatannya kurang tepat, furnitur kayu bisa mudah lapuk dan terlihat kusam.
 
Jika Anda termasuk penggemar furnitur kayu, maka ikuti lima tips berikut agar furnitur kayu bisa bertahan lama, sebagaimana dikutip dari Times of India;
 
1. Cegahlah kayu dari tumpahan air atau benda cair lain semisal alkohol, makanan atau kosmetik lainnya berbentuk cairan. Sebab jika tumpahan cairan tersebut sampai terkena dan dibiarkan lebih dari satu menit, maka cairan tersebut akan meresap ke permukaan kayu dan juga meninggalkan noda yang akan sulit dihilangkan.
 
2. Jagalah furnitur kayu selalu tampil bersih, terutama dari debu dan kotoran karena akan menjadikan permukaan kayu terlihat lapuk dan kotor. Gunakanlah vacuum cleaner mini yang dilengkapi dengan sikat di ujungnya, yang mana cukup efektif membersihkan debu serta kotoran yang menempel. Selain itu, menggunakan lap dengan sedikit minyak khusus pembersih kayu juga akan membuat permukaan kayu lebih mengkilap.
 
3. Untuk furnitur kayu yang tidak divernis, maka cara penanganannya adalah dengan membersihkan menggunakan kain yang telah dibasahi dengan campuran air hangat dan sabun berformula lembut untuk menyeka setiap bagian kayu. Kemudian setelah itu, segera keringkan dengan kain yang kering untuk mengantisipasi kayu menyerap terlalu banyak kelembaban yang akan menjadikannya mudah lapuk.
 
4. Jika permukaan kayu terkena noda bandel yang lengket, maka bisa diatasi dengan membersihkan dengan lap basah, kemudian segera gosok-gosok menggunakan kain yang kering. Jangan biarkan lap yang basah tersebut berada di permukaan furnitur kayu terlalu lama sebab bisa menjadikan permukaan kayu cepat rusak.
 
5. Untuk kayu yang divernish, maka perawatannya harus dilapisi dengan wax atau disemir setiap tahun untuk menjadikannya tetap berkilau serta juga bisa melindungi permukaan kayu dari lembab dan debu.
 
 
Tips Design Open Kitchen Pastry (Dapur Terbuka)
  residential by eterno house
 
Untuk penataan Open Kitchen Pastry ini memang berbeda pada sebuah resto. Seluruh proses memasak disajikan langsung dihadapan Anda dengan konsep open kitchen-nya. Jika umumnya dapur ditutupi saat proses memasak, kali ini seluruh prosesnya dapat Anda lihat langsung. Namun, apa saja yang perlu diperhatikan seputar desainnya?
 
Berikut adalah beberapa Tips Desain Dapur Terbuka atau Open Kitchen Pastry yang bisa Anda praktekkan:
  • Konsep dapur demikian cocok bagi Anda yang memiliki keterbatasan ruang, sehingga tidak memungkinkan untuk membuat ruangan baru. Sebisa mungkin Anda sudah melakukan pembagian fungsi ruang yang jelas agar tidak ada sudut yang terlihat terlalu mendominasi sehingga terkesan penuh. Hal ini juga berlaku pada meja dapur, area mana yang dijadikan tempat mengolah kue dan area display.
  • Usahakan untuk meletakkan bahan kue dalam wadah manis. Bisa dengan toples transparan bekas selai. Tempatkan pada storage tertutup di sisi meja dapur. Hal ini penting agar dapur terlihat lebih bersih dan nyaman di mata meskipun seluruh bahan memasak di-display.
  • Jika tidak ada meja yang tersisa untuk meletakkan alat memasak, Anda bisa menggantungkannya di dinding. Selain tidak memakan tempat, aneka peralatan ini bisa jadi aksesori dinding yang menarik. Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah, jangan sampai peralatan yang digantung terlalu banyak. Hal ini dimaksudkan agar dapur tetap terlihat clean, jauh dari kesan berantakan.
Semoga Tips Desain Dapur Terbuka atau Open Kitchen Pastry ini bisa menjadi referensi dan inspirasi desain dalam penataan interior rumah Anda.